Antara yang 5

Agama, Bangsa, Negara, Keluarga, Diri Sendiri. 

At the end of the day, you have to choose one among the 5 choices you have. Your sweat and tears, your sleepless nights, your struggles and hardwork..................... untuk siapa? Untuk siapa dari antara those 5 options.

3 weeks ago, we were made to go to Kem Biro Tatanegara. Yes, we weren't very willingly to go. (thus, "made to"). Basically, this kem adalah untuk pupuk your semangat cinta akan negara, jati diri, to be someone yang berdisiplin, so on and so forth. However, as day passed by, every activity getting more political. That's the part where they err


Ada satu aktiviti, yang kami dipecahkan mengikut kumpulan kecil2, and were placed in a very small room for discussion, dan ini adalah aktiviti yang dijalankan. The 5 things tu.

"Antara pilihan yang kamu ada dihadapan kamu, pilih satu je yang betul2 penting dalam hidup kamu"  said the Faci.

"can we choose more?"

"tidak"

"Everything is very significant to me- and us" I said.

"satu saja"

"ok"

One minute passed, its time to tell your definite choice. Mula dengan yang sebelah faci.

Agama. Agama. Agama. Agama. Agama. Agama. Agama. Agama. Agama. Agama. Agama. Negara.

The last one, was me. The only person who opted Negara. I was so embarassed for a second, but hey, why not? Tidak pernah menjadi satu kesalahan untuk menjadi lain. 

Lalu itu, kami harus menyatakan alasan.............kenapa itu pilihan kamu? Of course, they chose me to begin the discussion.

Saya bilang ke mereka, Tidaklah setanding benda duniawi untuk di-compare-kan dengan agama. Agama itu yang membentuk saya. Kepercayaan saya. Lalu, ia menjadi darah daging saya. How can one isolate apa yang sedang mengalir dalam darah saya dan membuat saya memilih yang dari 4 pilihan kemudian menjadi 5?

(i have lots of points tapi ada lagi 11 orang yang harus menyatakan sebab)

kemudian disambung, tidakkah kau semua sayang akan negara ini? They nodded.

Cuba fikir akan sumbangan negara ini terhadap kau. Kita mendapat pendidikan yang baik disini. Pentingnya pendidikan dinegara ini, sampai tadika pun diwajibkan. And I told them, you don't get this kind of service in Indonesia, where you have to pay a Huuuuuge amount of money just to get into tadika.

Memang benar Islam itu penting, agama itu penting. Tapi cuba kau lihat negara lain yang menindas Islam, yang satu negara itu even banned Islam from their country, Negara ini buat apa untuk kau? It even gives you privilege to mengamalkan agama Islam and any agama yang promotes keamanan. Untuk exclusive kan lagi Agama Islam ni, cuba lihat Perlembagaan Persekutuan, ada banyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak benda yang dikaitkan dengan Islam. See, how significant the country is dalam hidup ini tanpa mengetepikan kepentingan Islam juga.

Kita mungkin tak share the same opinion, but thats how life is.

(The BTN was okay until they started to become very political- to make us love the ones who lead the country)

We hated it. That's okay. Kamu tidak perlu bersetuju dengan pemimpinmu untuk jadi seorang patriot.

Well, thats my humble thoughts. How about you? If you have anything to speak up, hit me up!

adrianaafiqh@gmail.com 

love, Adriana. 

Popular posts from this blog

cloud nine

Agar dia hilang dari bumi.

Life Update : 2017